Menulis bayangmu adalah hal mudah bagiku
Membiarkan jariku menari mengikuti hati
Membiarkan akalku berangan tentang harapan
Namun ketika dirimu hilang
Bayangmu telah tertinggal
Ku tak dapat berkata
Hingga diriku tak tak tau harus berbuat apa
Dirimu tak di sini
Dan aku tak berarti bila menanti
Apa yang aku lakukan,,
Mengapa diriku mengelakkan semua
Tak kusadari, dirimu terbesit di hati
Aku tak mau mengingatmu
Melupakanmu harusnya kewajibanku
Tapi sudahlah apakah ini kutukan
Dosa apa hingga kau tak terlupakan
Haruskah ada dia yang menggantikan
Dia yang baru akan menggantikanmu
Salahkah bila ku memaksa hatiku
Hatiku memang tak menyadari
Kisahmu kisahku sudah berakhir
Ijinkan diriku menjadi penulis dalam duniaku
Duniaku yang berjuang melupakanmu
Selamat jalan kamu ceritaku
Perjuangan ini penantian ini tak ada arti
Selamat tinggal kamu kenangan
Indah jika cukup di kenang
Menyayat tentu bila di angan
Sudah, ku sudahi semua ini
Bantu aku tuk memberikan ketenangan diri
Mungkinkah ku dapat berjumpa
Untuk yang terakhir selama kita tak bersama
Mengenangmu, sungguh ku tak ingin
Hentikan ini kenangan
Cukup sudah semua tinggal kenangan
Mari melangkah meninggalkan
Waktu telah berganti
Namun kau tak beranjak jika kau sadari.
Boyolali, 24 Januari 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar