Ketika menulis menjadi obat rindu
Mungkin pilu akan terobati tanpa sendu
Ketika menulis menjadi penyemangatmu,,
Mungkin kau tidak butuh aku dalam keluhmu,,
Rangkaian kata mampu mengungkapkan
Rasa setiap orang yang sangat berkesan,,
Bahkan hingga rasa memilukan
Dengan kata semua mapu tergambarkan
Tapi ingatlah,,
Kata tidak dapat menggantikan perasaanmu
Ketika kau ingin berlalu dibalik pilu,,
Kata juga tidak dapat mewariskan segala,,
Semua rasa yang kau simpan dalam dada
Biarkan hatimu berkreasi
Kadang singgah sana sini
Mencari kecocokan tuk bertukar pikiran
memilih kenyamanan sebagai alasan
Kau datang tanpa hati
Namun mengapa kau pergi membawa hatiku ini
Hiraukan tulisanku ini
Ini hanya pelipur lara ketika ku seorang diri
Sendiri dalam menghibur keadaan sunyi
Semua Cerita Merangkai Tulisan
Perkenalkan namaku Lutfia Martviana. Blog ini hanya berisi semua yang sempat terbesit dalam hatiku lalu tersalurkan ke jari-jari ku yang menari. Follow my Instagram 'martviana'
Minggu, 04 Maret 2018
Senin, 20 Maret 2017
Ketika Jarak Berbeda dengan Waktu
Dirimu berada jauh disana
Sedangkan ku hanya berdiri disini
Dahulu kau datang menghmpiri
Namun ketika ku berlari,
Ketika ku mencoba pergi,
Kau hanya mengikuti selangkahku ini
Sedangkan ku hanya berdiri disini
Dahulu kau datang menghmpiri
Namun ketika ku berlari,
Ketika ku mencoba pergi,
Kau hanya mengikuti selangkahku ini
Ketika diriku kembali,
Mencoba tuk memperbaiki kisah ini,
Dirimu telah menutup pintu hatimu,
Mencoba tuk memperbaiki kisah ini,
Dirimu telah menutup pintu hatimu,
Terbawa diriku tuk ke tepi,
Bagai pesan hanyut dalam ombak sepi,
Indah rembulan yang dulu berarti
Kini telah berubah tiada arti
Hingga ku tak tau mengapa begini,
Bagai pesan hanyut dalam ombak sepi,
Indah rembulan yang dulu berarti
Kini telah berubah tiada arti
Hingga ku tak tau mengapa begini,
Kau memiliki arti disetiap detikku,
Namun itu dulu,
Dan saat ini aku sadar itu berlalu,
Dan saat ini aku sadar itu berlalu,
Kau memahami tiap keadaanku,
Kau telah menjadi kebutuhanku,
Lirihnya doa yang kau panjatkan selalu,
Kini telah terhenti disaat itu,
Kau telah menjadi kebutuhanku,
Lirihnya doa yang kau panjatkan selalu,
Kini telah terhenti disaat itu,
Aku rindu, memang rindu,
Namun ku tak tau pasti apa yang ku rindu,
Ku tersimpan dalam kisahmu dulu
Dan kisah itu akan berlalu,
Namun ku tak tau pasti apa yang ku rindu,
Ku tersimpan dalam kisahmu dulu
Dan kisah itu akan berlalu,
Martviana.L, 2017
Depok, 16 Maret 2017
Langganan:
Postingan (Atom)