Jumat, 03 Oktober 2014

Kembali Tidak Ada yang Sia-sia

Pernahkah melakukan hal bodoh untuk sesuatu atau seseorang? Pernahkan pasti?
Pernah hal itu tidak di gubris? Gapapalahh :)
Trimakasih sebelumnya. Aku bikin itu vidio ya cuma iseng. cuma mau bikin seneng.
Tapi kalo salah ya udah aku minta maaf. Memang maaf tidak merubah apa yang sudah terjadi,
Tapi apa seterusnya kesalahaan itu engga di maafkan?
Mungkin emang aku engga ada kerjaan,
Mungkin juga emang aku paling suka bikin orang lain repot.
Dan mungkin juga orang yang paling sering aku bikin repot itu kamu.
Gapapa lah,, udah di liat vidionya itu udah seneng banget kok. Udah lega,
Walaupun engga di gagas.
:)
emang gak rapi, mau gimana lagi?
Emang cuma sederhana banget.
Hahhaha,,
Tapi sesederhana apapun sesuatu pasti ada usahanya. :)
Usaha itu yang tau hanya Tuhan, manusia yang membuat.
Biarlah,,, bener-bener memang gak seperti dulu mau gimana lagi?
See u next time, :)

Terimakasihhh... "Kenangan yang Terulang"


Siang ini, aku mau mengisi blogku.

Lewat blog ini aku mau mengucpakan banyak-banyak terimakasih kepada Allah SWT karena ridhanya aku mendapatkan kisah yang indah. Sehingga dari kisah itu aku dapat menyelesaikan tugas bahasa indonesia untuk membuat cerpen dengan judul "Kenangan yang Terulang".

Aku juga mau bilang banyak terimakasih kepada seseorang yang di sana, yang sudah mau menjadi tokoh utama walaupun di dalam cerpen sedikit aku rubah mnjadi fiktif di bagian akhirnya. Trimakasih banyak sudah mau bersedia menjadi bagian jalan tuhan.

Trimakasih juga atas sekolah yang sudah mengadakan kunjungan itu. Pokoknya semuanya terimakasih lah.,,

Awal memang pahit, tetapi kepahitan itu engga selamanya pahit. Pahit gak selamanya gak berguna. Justru, suatu saat pahit itu akan menjadi pelajaran yang suangattttt berharga. Justru, bersyukurlahh! :)


Minggu, 28 September 2014

biarkan-meltic

Hari terus berjalan tanpa ku sadari
Kini kau telah pergi ooh
Tak bisa ku harapkan kau akan kembali
Kini kau tak peduli
Selama aku masih bisa menikmati
Mentari pagi ini
Yang setia menemaniku hingga akhir waktu
Dan kau pun semakin berlalu
Biarkanlah kau nikmati sendiri
Kan ku lupakan semua tentangmu
Dan biarkan waktu yang menentukan
Setiap langkahku yang akan aku lewati
Aku tetap tersenyum walau tanpa dirimu
Di sisiku

Minggu, 07 September 2014

Stuck itu Hanya Ada di Sini

"Aku memang tidak stuck di detik yang sama

Waktu telah berlalu

Namun, roh ku masih terjebak

Aku memang belum terbangun

Sampai-Sampai tidak tau bedanya

Mana dunia nyata, mana dunia mimpi " 


Dulu,,,,

jiwaku rohku seakan seperti daun kering

Yang takut jika pada waktunya daun ini akan terjatuh dari pohon

Karena daun ini tidak tau apa yang ada di bawah sana

Tetapi,

Tuhan berkehendak

Daun itu jatuh dari pohon di mana dia berada

Dia menunggu,

dan datanglah angin yang mengajaknya,

membawanya menari bersama.

Sampai-sampi daun ini tidak terngiang akan ketakutan dugaanya.

Angin memang memberikan kenyaman pada daun.

Hingga daun lupa jika ia tidak bisa melayang,

 dan sampai sejauh manakah ia sekarang berada.

Tapi apapun yang ada,

semua ini atas kehendak tuhan.

Tidak ada yang abadi.

Termasuk batu ataupun karang di laut

Angin tak selamanya selalu ada untuk menari bersama daun.

Hilangnya angin membuat daun terjatuh entah berantah dimana ia sekarang.

Bisa apa daun?

Mau apa daun?

Dia terkejut dan dia belum terbiasa akan semua ini

Tetapi, itulah rencana Tuhan

Jika terjadi, maka terjadilah

Jika cukup, maka berhentilah

Daun hanya dapat menanti apa yang akan terjadi

Dia percaya apapun ini,

pasti sudah terencana oleh Tuhan

Mungkinkah akan ada angin yang datang

Akankah angin lain atau angin yang sama?

Jumat, 22 Agustus 2014

Rinduku Pada-Mu

Keadaan seperti ini memang tidak ada yang menginginkan,

Tapi apa boleh buat, kalo perasaan itu tiba-tiba terbesit.

Terkadang, itu hanya rindu sesaat. Yang hanya mengharapkan kabar.

Tetapi, keadaan itu juga bisa berubah lebih.

Merindukan segalanya.

Apa yang ku bayangkan ini?

Tuhan jelas-jelas memvakum semuanya.

Tuhan telah memberi batasan untuk mengenalnya.

Apa yang aku perbuat, jika tanpa ridhaNya pasti hanya mengecwakan bagi yang tidak dekat denganNya.

Yaaa,, mungkin tuhan menugaskan untukku memantaskan diri.

Tuhan tau apa yang aku butuhkan.

Tetapi tuhan, :'))

 Aku hanya dapat berserah padaMu.

Setiap malam, ku sempatkan menyebut namanya di dalam doaku.

Aku memang tidak selalu ada di sisinya lagi.

Tapi apa salahnya bila dia selalu ada di doaku.

KeputusanMu, tidak dapat aku rubah.

Walau sepenuh kekuatanku. Semua tidak akan jadi apa-apa tanpa ridhaMu.

Tuhann,,,

Rindu ini terkadang mengusik diriku.

Membuatku selalu mengeluh.

Sekarang ku kukuskan semuanya yang aku rasakan.

Termasuk mengaguminya.

Aku tersadar,,

Aku jauh dariMu,

Aku rindu saat dekat denganMu.

Tuhan, rangkulah aku di setiap apapun keadaanku.

Engkau yang selalu menerangi dalam gelapnya Rinduku.

Tuhan, cintaMu, sayangMu kepada umatMu tiada batas.

Dan aku merindukan dinginnya setiap sujud.

Tuhannn,,,,

Jumat, 15 Agustus 2014

Sangka Purnama Syukur

Bundar,
Terang,
Membiaskan cahaya
Indah dari kejauhan
Membawa gelombang ke rinduan
Bring me to fly without wings, without you..
Sekilas terbesit bayang-bayang
Seorang yang telah hilang
Entah kemana mungkin orang itu lupa
Lupa akan apa yang dulu pernah ada
Melihata purnama
Serasa kurasakan sendirinya
Andai dapat seperti sebelumnya
Mungkin ........
Ah sudahlah,,,
Mungkin tuhan memberikana batas untuk hanya sampai di sini
Dari ini tuhan memaksaku untuk menerima
Mencukupkan untuk segala yang sudah pernah ada
Mungkin juga di balik ini semua akan ada yang lebih indah
Lebih indah untuk keesokannya
Indah tak harus kasat mata
Indah tak harus mewah
Indah tak harus membahagiakan
Indah hanya dengan mensyukurinya
Indah hanya dengan menanti apa yang akan tuhan berikan
Di bawah sinarnya
Ada sebuah angan
Di balik sepinya
ada sebuah rinduan
Di balik kehadiranya
Ada sebuah harapan
Tiada henti,
Tiada lelah menantinya
kesabaran demi mendapatkan keindahan
Namun apa salahnya
Menganggap SAAT INI lebih indah
Siapa yang dapat menduga
Esok dapat dirasa
Esok dapat terulang
Seakan semudah menerima indah

Jumat, 01 Agustus 2014

Woman

Menjadi wanita itu sebenarnya simpel.

Berserah pada tuhan apapun yang akan terjadi dan yang sudah terjadi..

iiya,, wanita itu sederhana tapi mengaggumkan..

bagai putri yang di dambakan. :)

Tugas wanita hanyalah menanti. Menanti seorang lelaki yang akan menjadi pemimpinnya 

Wanita hanya memiliki 2 pilihan. Menerima atau Menolak :)

Jadi wanita itu juga harus simpel. Apabila pilihannya hilang. Maka berserah diri pun menjadi kekuatannya.

Wanita itu memang perhiasaan yang tiada tandingannya. 

Wanita itu penuntut. Dia ingin di manja. Dia ingin di temani. 

Karena wanita itu penakut. Apalagi tentang kehilangan orang yang dia dambakan.

Wanita itu penuh kesetiaan. Hatinya lembut, dan mudah tersentuh.

Wanita itu penyayang.

Wanita itu hebat. Dia dapat memendam rasa. Apalagi rasa suka terhadap dambaanya. 

Wanita itu kuat, dapurpun dapat di taklukkan.

Wanita itu penuh pengorbanan. Berkorban demi buah hatinya :)

Tapii, belum tentu semua wanita dapat menampakan semua sifatnya sendiri.

Wanita juga manusia. :')))

Dia memiliki cara yang berbeda untuk menampakkan setiap sifatnya ini.

       Memang,, wanita itu lemah. Ia selalu menangis dan kebanyakan mengeluh. Tetapi ya ituu,, kembali ke perytaan sblumnya. Di balik menangis dia belajar tersenyum. Di balik mengeluh dia belajar menerima.

Rabu, 23 Juli 2014

Kenapa Mempertahankan itu Menjadi Pilihan

Tidak ada perempuan yang ingin mengulang hubungan yang baru dengan laki-laki yang baru.
Belajar merasa nyaman lagi.
Memberikan pikiran dan jiwanya kepada lelaki baru lagi.
Menceritakan rahasia, pemikiran dan emosi pada laki-laki baru.
Bertemu dengan orang tua dan berharap seperti hubungan sebelumnya.
Melawan semua isu dan percaya pada laki-laki baru.
Memberikan hati dan belajar mencintai sepenuh hati lagi.
Itu mengapa perempuan bertahan dengan laki-laki yang sedang bersama mereka sekarang.
Tidak peduli seberapa buruk itu.
Karena laki-laki yang sedang bersama dia sekarang itu.
Telah melewati semua bersamanya