Rinduku Pada-Mu
Keadaan seperti ini memang tidak ada yang menginginkan,
Tapi apa boleh buat, kalo perasaan itu tiba-tiba terbesit.
Terkadang, itu hanya rindu sesaat. Yang hanya mengharapkan kabar.
Tetapi, keadaan itu juga bisa berubah lebih.
Merindukan segalanya.
Apa yang ku bayangkan ini?
Tuhan jelas-jelas memvakum semuanya.
Tuhan telah memberi batasan untuk mengenalnya.
Apa yang aku perbuat, jika tanpa ridhaNya pasti hanya mengecwakan bagi yang tidak dekat denganNya.
Yaaa,, mungkin tuhan menugaskan untukku memantaskan diri.
Tuhan tau apa yang aku butuhkan.
Tetapi tuhan, :'))
Aku hanya dapat berserah padaMu.
Setiap malam, ku sempatkan menyebut namanya di dalam doaku.
Aku memang tidak selalu ada di sisinya lagi.
Tapi apa salahnya bila dia selalu ada di doaku.
KeputusanMu, tidak dapat aku rubah.
Walau sepenuh kekuatanku. Semua tidak akan jadi apa-apa tanpa ridhaMu.
Tuhann,,,
Rindu ini terkadang mengusik diriku.
Membuatku selalu mengeluh.
Sekarang ku kukuskan semuanya yang aku rasakan.
Termasuk mengaguminya.
Aku tersadar,,
Aku jauh dariMu,
Aku rindu saat dekat denganMu.
Tuhan, rangkulah aku di setiap apapun keadaanku.
Engkau yang selalu menerangi dalam gelapnya Rinduku.
Tuhan, cintaMu, sayangMu kepada umatMu tiada batas.
Dan aku merindukan dinginnya setiap sujud.
Tuhannn,,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar