Senin, 20 Maret 2017

Ketika Semua Akan Menjadi Masa Lalu



Kini jariku menari-nari
dengan riang diatas mesin ketik
semua ini bukan karena tiada arti
melainkan bisikan datang dengan lirih
mengajakku tuk berbahagia dimalam ini

Saat ini aku tak memedulikanmu
ku tak menyadari akan kepergianmu
yang aku tahu semua berlalu
dan tentu layu dengan waktu
 
Aku percaya semua
waktu selalu tepat bukan?
memberikan sebuah indahnya kesaksian
yang pastinya pergi tuk ditinggalkan.
 
Maafkanlah dirimu,
maafkanlah kesalahnku,
 

Kau jauh dan menjauh,
namun ku tak pernah sesali itu,

Malam memang selalu menyimpan cerita
Diriku dan dirinya pernah bersama
 
Hai kamu apa kabarmu disana?
apakah tawamu masih terjaga?
 
Tentu bukan maksut tuk mengulasmu
tak bermaksud tuk mengingatmu,
tapi ntah kenapa kaulah tokoh utamaku
Tak henti-hentinya jari ini melukismu
rangkaian kata selalu menggambarkanmu.
 
Kau yang disana,
 
Ku masih terlena akan bayangmu,
ceritamu yang semu,
pasti kuyakin akan layu,
cukup kuyakinkan diriku,
untuk pergi bersama waktu,
nanti kenangan itu akan menjadi MASA LALU
 
Martviana. L, 2017
Depok, 15 Maret 2017
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar